30 September 2012

Eksotisme Candi Prambanan



Ini adalah kunjungan gratis ke Prambanan, loh kok bisa gratis? Yup,,, ceritanya kemarin pas mudik ke Jogja, aku diajak temenku ke Prambanan, dia adalah pemilik Badut Panjul yang sudah lama badut-badutnya dikontrak sama pengelola Prambanan untuk ikut meramaikan tempat wisata Candi Prambanan, so karena ikut rombongan badut jadi masuknya gratis gak perlu beli tiket hehehehehe.
FYI : harga tiket masuk ke Candi per orang Rp30.000

Sebelum masuk ke kompleks candi setiap pengunjung diharuskan memakai kain sarung batik tujuannya untuk ikut melestarikan batik yang sudah menjadi World Heritage cagar budaya dunia. Bagus juga sih sekalian buat menghormati tempat suci bagi umat Hindu ini.

Candi Prambanan atau Candi Rara Jonggrang adalah kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia yang dibangun pada abad ke-9 masehi. Candi ini dipersembahkan untuk Trimurti, tiga dewa utama Hindu yaitu Brahma sebagai dewa pencipta, Wishnu sebagai dewa pemelihara, dan Siwa sebagai dewa pemusnah. Berdasarkan prasasti Siwagrha nama asli kompleks candi ini adalah Siwagrha (bahasa sansekerta yang bermakna: 'Rumah Siwa'), dan memang di garbagriha (ruang utama) candi ini bersemayam arca Siwa Mahadewa setinggi tiga meter yang menujukkan bahwa di candi ini dewa Siwa lebih diutamakan, tapi sayang gak bisa masuk ke candi utamanya (Candi Siwa)  karena masih dalam proses pemugaran karena gempa Jogja dulu.

Aslinya terdapat 240 candi besar dan kecil di kompleks Candi Prambanan. Tetapi kini hanya tersisa 18 candi; yaitu 8 candi utama dan 8 candi kecil di zona inti serta 2 candi perwara. Banyak candi perwara yang belum dipugar, dari 224 candi perwara hanya 2 yang sudah dipugar, yang tersisa hanya tumpukan batu yang berserakan. Kompleks candi Prambanan terdiri atas tiga zona; pertama adalah zona luar, kedua adalah zona tengah yang terdiri atas ratusan candi, ketiga adalah zona dalam yang merupakan zona tersuci tempat delapan candi utama dan delapan kuil kecil.

Candi Siwa sebagai candi utama adalah bangunan terbesar sekaligus tetinggi di kompleks candi Rara Jonggrang, berukuran tinggi 47 meter dan lebar 34 meter. Puncak mastaka atau kemuncak candi ini dimahkotai modifikasi bentuk wajra yang melambangkan intan atau halilintar. Bentuk wajra ini merupakan versi Hindu sandingan dari stupa yang ditemukan pada kemuncak candi Buddha.

Dua candi lainnya dipersembahkan kepada Dewa Wisnu, yang terletak di sisi utara dan satunya dipersembahkan kepada Brahma, yang terletak di sisi selatan. Kedua candi ini menghadap ke timur dan hanya terdapat satu ruang, yang dipersembahkan untuk dewa-dewa ini. Candi Brahma menyimpan arca Brahma dan Candi Wishnu menyimpan arca Wishnu yang berukuran tinggi hampir 3 meter. Ukuran candi Brahma dan Wishnu adalah sama, yakni lebar 20 meter dan tinggi 33 meter.

Tepat di depan candi Trimurti terdapat tiga candi yang lebih kecil daripada candi Brahma dan Wishnu yang dipersembahkan kepada kendaraan atau wahana dewa-dewa ini; sang Lembu Nandi wahana Siwa, sang Angsa wahana Brahma, dan sang Garuda wahana Wisnu


Keluar dari komplek candi terdapat taman bermain. Banyak aneka permainan disana, ada penyewaan sepeda buat keliling area candi, kereta wisata, paint gun, ATV, dll. Ada juga beraneka hiburan yang sangat menghibur pengunjung seperti campur sari, dan jathilan.


Naik kereta wisata saja dengan biaya 5000 per orang kita bisa keliling kompleks candi sampai ke Candi Sewu yang berada di utara candi Prambanan. Menurutku candi Sewu juga sangat eksotis, sayang bangunannya sudah banyak yang rusak dan masih dalam proses pemugaran. Jika naik kereta , nanti akan berhenti di depan Candi Sewu dan diberi waktu buat foto2.

Komplek Candi Sewu
Cukup menyenangkan dan menghibur jalan2 ke Prambanan ini. Selain bisa belajar sejarah, juga banyak aktifitas dan hiburan yang disediakan oleh pengelola candi. Mari kita lestarikan peninggalan cagar budaya ini agar tidak tambah rusak.



No comments:

Post a Comment